Pada suatu Minggu yang tenang, Tiara mendapat request sesi konsultasi dari seorang klien langganan Tiara, sebut saja namanya Gina (bukan nama sebenarnya). Ia sudah kurang lebih setahun di-handle oleh Tiara. Ia mengalami berbagai masalah, mulai dari percintaan sampai kasus fatherless. Agendanya hari ini adalah ingin mendengarkan “anak kecilnya” (inner child-nya) berbicara atau mengeluarkan uneq-uneq.
Namun sebelum masuk sesi itu, kami ada berbincang-bincang sedikit mengenai update terbaru; apa yang ia temui dari sesi terakhir konsul sampai sekarang. Tidak diduga, Gina menyadari satu poin penting yang akhirnya menghantar ia pada petualangan yang belum pernah ia duga sebelumnya. Inilah kisahnya…..
Susuk itu…
Flash back ke lima tahun lalu, Gina sering memakai susuk bahkan terlibat dalam relationship yang toxic. Ia datang ke berbagai dukun yang katanya dapat membuatnya lebih cantik serta berusaha untuk memikat serta membalas kekerasan dari pria yang dipacarinya saat itu dengan kuasa gelap. Kebiasaan untuk mendatangi dukun itu nampaknya sudah mendarah daging dalam keluarga Gina. Karena ibunya pun demikian. Walau mereka menganut agama Kristiani, Minggu ke gereja, tapi jika ada masalah, tetap ke dukun.
Namun beberapa tahun kemudian, Gina memutuskan untuk hidup benar dan ia ingin membuang semua susuk yang ia miliki. Kira-kira 2 tahun lalu, Gina yang berasal dari Kalimantan bahkan sengaja pergi ke Jakarta untuk mendapatkan layanan pelepasan kuasa gelap dari sebuah gereja besar. Sesi ini berlangsung sampai 2 kali. Sehingga Gina harus menyediakan uang, waktu dan tentu saja tiket pesawat buat bolak-balik Jakarta-Kalimatan.
Setelah Gina melakukan sesi pembebasan itu, ia rutin konsultasi spiritual dengan Tiara dimana Tiara membimbingnya untuk lebih mengenal dirinya sendiri dan mengenal apa yang sebenarnya Tuhan mau di dalam hidupnya serta Tiara bantu “un-install” program-program dan pola masa lalunya yang menyesatkannya, membantu memberinya Kejernihan soal masalah percintaan dan ketidakhadiran sosok ayah dalam hidupnya serta mengarahkannya untuk menaikkan Kesadarannya.
Walau sesekali Tiara masih “melihat tawanan” di sub-conscious-nya, namun karena Tiara bekerja erat di bawah bimbingan Roh Kudus, hal ini perlahan-lahan bisa terurai dan diselesaikan. Intinya dalam setahun kami bekerjasama, kebanyakan Tiara handle luka batinnya, trauma serta programming-nya.
Sampai di hari Minggu ini, ketika Gina akhirnya bisa secara sadar dan jernih berkata, “dulu saya gak paham tentang cinta. Bagi saya cinta itu selalu harus diusahakan. Makanya pola itu kebawa di kehidupan percintaan saya. Saya tidak mengenal Kasih tanpa Syarat seperti Kasih TUHAN.”
Saat itulah-ketika Gina sudah sadar dan bisa ngomong begitu- Roh Kudus mendorong Tiara untuk membimbing Gina agar mengakukan dosanya soal ia pergi ke dukun dan pakai susuk. Mungkin teman-teman mengira dosa ke dukun atau pakai susuk itu adalah satu dosa besar karena menduakan Tuhan, tapi sebetulnya ia pergi ke dukun itu hanyalah AKIBAT dari old programming (pemrograman lamanya) dan conditioning-nya dimana ia gak mendapatkan cinta kasih yang sejati, yang tanpa syarat.
Jadi di dalam sesi healing sebetulnya ISU UTAMA yang harus dibereskan bukanlah pergi ke dukun atau pakai susuknya namun ketiadaan pengenalan akan Kasih yang Sejati ini.
Jadi Tiara mendampingi Gina untuk mengakukan dosa-dosanya dan ada pesan-pesan dari Tuhan juga yang disampaikan kepada Gina lewat Tiara (Note: Tiara sedari remaja sudah mendapatkan karunia ini untuk bisa mendengar bahkan bercakap-cakap dengan Tuhan. Kamu bisa membaca kisah lengkapnya di sini). Nah pada saat Gina mengakukan dosa-dosanya terutama yang pakai susuk dan ke dukun itu, Tiara “melihat” di alam roh ada begitu banyak silet yang jatuh dari tubuhnya. Silet itu banyak sekali dan bertumpuk-tumpuk layaknya sisik.
Dan makin Gina mengakukan dosa-dosanya, Tiara makin dapat banyak penglihatan. Tiara juga “melihat” ada sesosok wanita (hanya siluet) yang ditarik paksa dari sisi Gina dan wanita atau ibu-ibu ini berteriak-teriak (jika kamu bayangkan adegannya mirip satpol PP ketika mengamankan penjual badung di pinggir jalan) dan ada pula sebuah gurita besar berbentuk gumpalan awan hitam yang keluar dari perut Gina.
“Bagi saya cinta itu selalu harus diusahakan. Makanya pola itu kebawa di kehidupan percintaan saya. Saya tidak mengenal Kasih tanpa Syarat seperti Kasih TUHAN.”
Sejujurnya Tiara sampai terpana “menyaksikan” penglihatan ini dan di dunia fisiknya pun tak kalah heboh: Tiara yang sedang tersambung dengan Gina via telpon pun mendengar Gina bermanifestasi. Gina muntah-muntah! Terlebih ketika Roh Kudus via Tiara meminta agar Gina sendiri mengusir segala kuasa-kuasa di luar daripada Kristus di dalam dirinya, ia muntah dengan hebat! Kan Gina-nya belum tahu vision Tiara, tapi tubuhnya sudah merespon duluan “pembersihan” yang terjadi dari kuasa Roh Kudus tsb.
Yang tadinya agendanya ingin berkorespondensi dengan inner child-nya malah jadi sesi pelepasan dari kuasa gelap dan hal ni juga mengejutkan bagi Tiara karena setahu Tiara ia sudah ikut dalam pelepasan Kuasa Gelap di gereja besar sampai dua kali. DUA kali lho. Kenapa masih ada sisanya? Bukankah urusan Tiara dan klien ini hanya sekarang soal membereskan old programming-nya? Namun tanpa diduga, masih ada roh jahat yang tertinggal di dalam Kesadaran Gina.
Hal ini- tanpa bimbingan Tuhan dalam hal ini Roh Kudus- Tiara gak akan pernah tahu lho.
Di tengah kebingungan Tiara (kenapa masih ada roh jahat padahal sudah 2x pelepasan), datanglah pesan dari seorang malaikat (Tiara gak tahu siapa malaikatnya. Karena kalau mereka “datang” itu mereka gak memperkenalkan diri tapi langsung menyampaikan pesan dari Tuhan secara verbal via mulut Tiara). Pesan dari malaikat ini, MASUK AKAL, bahkan menjelaskan kenapa Gina “seperti ini selama ini”.
“Gina ini seperti punya penumpang gelap di dalam dirimu. Selama kamu belum menyadari dan mengakukan dosa-dosamu, roh-roh ini masih SAH menumpang di ‘rumahmu’. Namun ketika tadi kamu mengakukan dosa-dosamu. Kami jadi punya wewenang buat mengusir roh-roh ini yang ikut hidup di dalammu. Maaf ya, mau gak mau hari ini jadi harus ada Law & Enforcement”, ujar malaikat tersebut dengan tenang.
Mendengar penjelasan dari malaikat tersebut, Tiara jadi paham. Inilah yang disebut dengan KUASA! Di dalam dunia roh, izin itu sangat penting karena berkaitan dengan kuasa! Jadi begini…. Ketika dulu Gina datang ke dukun, entah gimana deal-nya dengan dukun tersebut, kemungkinan besar ada roh suruhan dari dukun itu yang ikut Gina bahkan “bercokol” di dalam Kesadaran atau psyche Gina. karena ibaratnya Gina yang kasih izin dia masuk. Izin sama dengan kuasa. Gina memberikan kuasa atau hak bagi roh-roh itu untuk stay di dalam hidupnya.
Ketika Gina melakukan sesi pelepasan kuasa gelap yang ia lakukan di gereja, mungkin itu baru lapisan luar atau secara general saja tapi “kontrak-kontrak dunia roh” yang spesifik itu belum dibatalkan dan karena Gina-nya masih belum sadar akan dosanya, maka roh jahat ini masih punya izin buat tinggal di Kesadaran Gina.
Nah ketika Gina mengakukan dosanya dan Gina menyatakan bahwa ia milik Allah, maka saat itulah roh-roh ini kehilangan izin tinggalnya dan saat itulah para malaikat, terutama yang berurusan dengan lawa & enforcement bisa langsung “menyikat” roh-roh ilegal ini.
Pengaruh roh-roh jahat di dalam kesembuhan luka batin manusia
Keberadaan roh-roh jahat atau penumpang gelap di dalam roh manusia itu jangan disepelekan karena pertama Tuhan menghendaki agar hidup manusia itu KUDUS. Kenapa? Karena tubuh kita adalah bait Allah. Tempat dimana Roh-Nya tinggal dan hidup dan Tiara percaya Tuhan itu gak mau sharing tempat tinggal dengan roh najis. Ada ayatnya, kamu tahu apa?
Kedua, roh-roh ilegal atau penumpang gelap ini punya “tugas” yang despicable, not only bad or evil (Tiara menggunakan bahasa Inggris karena di dalam bahasa Indonesia, terjemahannya mirip-mirip yaitu jahat). Tahukah kamu kalau roh-roh ini bertugas untuk tetap membuka “gerbang” bagi dosa agar roh-roh jahat atau setan-setan lainnya bisa masuk?
Makanya orang yang kalau udah terlibat dalam kuasa gelap itu sulit lepas karena biasanya di dalamnya masih ada roh-roh jahat yang tetap menahan “pintu kesadaran” orang itu “terbuka”. Di realitanya ini bisa mewujud jadi kecanduan atau nagih banget pakai kuasa gelap. Rasanya pingin balik mulu ke dukun atau cari kuasa-kuasa di luar Tuhan. Jadi walau “dibersihkan” kalau “pintunya belum ditutup” orangnya suka relapse lagi ke dalam old habit (kebiasaan lamanya).
Dan dalam kasusnya Gina, keberadaan roh-roh penumpang gelap ini yang membuat Gina tersu merasa butuh ngejar cowok-cowok dan menghalanginya untuk merasakan kasih Tuhan yang sempurna dan tanpa syarat tersebut.
Penutup
Apa yang ingin Tiara sampaikan dari pengalaman Tiara handle kasus-kasus klien adalah hal-hal ini kelihatannya sepele seperti ke dukun dan pasang susuk (soalnya kita hidup di Indonesia yang lingkungannya kental dengan hal-hal demikian) biasanya buntutnya jadi panjang dan memisahkan manusia dari Kasih Allah yang Sejati. “Ngelepasinnya” atau “ngebersihinnya” juga repot dan painful seperti yang dialami Gina di atas.
Mungkin orang mau cari instan dan terpukau pada kuasa-kuasa tersebut tapi kurang edukasi tentang akibat atau jangka panjangnya. Ini mirip kita minum obat kan. Biasanya orang yang memiliki Kesadaran yang cukup baik akan membaca terlebih dulu cara pemakaian, dosis pemakaian serta akibat yang bisa terjadi sebagai efek samping dari meminum obat tersebut. Hal sederhana seperti obat saja, orang perlu baca, apalagi ini dunia roh yang kamu gak paham seluk beluknya. Jika kamu mempercayakan dirimu pada dukun, kan gak tahu dia pakai roh apa itu yang dimasukkan ke kamu atau dimintai bantuan untuk “melancarkan” perkaramu. Tapi pastinya bukan malaikat!
Kemudian masalah-masalah batin atau “kesialan” dalam hidup ada kalanya gak cuma berasal dari inner child trauma atau old pattern atau old programming aja, namun bisa jadi ada bagian dari kutuk atau ikatan dengan kuasa gelap dan cutting cord yang berurusan dengan entitas-non-manusia itu berbeda ya dengan kamu cutting cord dengan manusia lainnya, misal mantanmu.
Oleh karena kehidupan dan kepribadian orang itu beda-beda dan unik, maka gak ada satu pu kasus yang sama persis. Ada yang murni masalah old programming, ada yang murni masalah gaib/ supranatural force dan banyak banget klien yang masalahnya mixed (campur) kayak Gina. Dalam kasus Gina, BUKAN berarti dia gak ada masalah di inner-child nya dan sepenuhnya masalahnya adalah masalah kuasa gelap ya. Yang ingin Tiara tekankan adalah justru karena kompleksnya struktur batin manusia, yang terjadi pada Gina adalah gabungan dari beberapa event sekaligus: fatherless iya, gak mengenal kasih sejati juga iya, luka inner child juga iya dan terjerat kuasa gelap juga iya.
Lalu terkait cutting cord atau bahkan lebih dalam yaitu pemutusan kontrak dengan kuasa gelap, itu butuh knowledge dan skill lainnya. Karena untuk melakukan pemutusan dan pembatalan “kontrak” dengan kuasa gelap itu dibutuhkan orang yang paham akan dunia roh serta hukum-hukumnya. Bukan sekedar orang yang bisa “lihat” hantu atau perang sama hantu atau demon saja. Ibarat peran pengacara vs tukang pukul atau atlit taekwondo vs komentator lapangan bola; dalam hal ini kan beda. Kamu mesti memahami peran mana yang kamu butuhkan dalam kasusmu. Jangan sampai kamu book orang yang cuma bisa “lihat” atau bisa “perang astral” tapi mereka gak memahami seluk beluk hukum dunia rohnya.
Tulisan ini juga adalah suatu bentuk undangan bagi mereka yang merasa sudah siap untuk melepaskan kuasa-kuasa gelap di dalam hidupnya dan kembali ke jalan Tuhan. Note: biasanya yang datang konsul sama Tiara awalnya juga gak aware mereka ini ada “kontrak” dengan kuasa gelap, entah dari merekanya sendiri atau dari leluhurnya. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang merasa hidupnya bisa lebih baik daripada ini dengan bimbingan Tiara dan mereka udah siap menjalani prosesnya. Karena tanpa kerelaan untuk “membayar” dan berdedikasi serta berkomitmen pada kesejahteraan dan kesembuhan pribadi itu sangat sulit buat orang untuk sungguh bisa dibebaskan dan mendapat “Jalan Terang” karena setan-setan pun sangat gigih untuk membuat kamu stay in the dark (menetap dalam kegelapan).
Namun jika kamu adalah salah satu pribadi yang sudah siap menjalani proses kesembuhanmu dan mungkin dulu pernah terlibat kuasa gelap atau sedang mengalami gejala berulang di dalam hidupmu (misal cinta selalu gagal atau selalu ciut duluan sebelum melangkah atau merasa tak dicintai atau terus memprioritaskan orang lain di dalam hidupmu), mungkin kamu bisa menemukan apa yang kamu butuhkan bersama dengan Tiara di sini.

Peta Kesadaran: tulisan ini untuk mengedukasi kolektif, karena kompleksnya jiwa dan roh manusia, seringkali gejala atau pola buruk yang muncul dalam hidup manusia bukan disebabkan oleh satu sebab tunggal saja seperti luka inner child atau fatherless namun juga bisa disebabkan oleh adanya perjanjian dengan kuasa gelap di dalamnya. Oleh karena itu keberadaan healer seperti Diary Cewek Indigo yang memahami keduanya: pelepasan dari kuasa gelap dan dunia batin manusia, sangat diperlukan agar pasien bisa mendapat penanganan yang tepat terkait kondisinya.






2 Responses
Ah..makasih ya kak..lewat kisah ini aku semakin yakin sama salah satu sakramen di gereja katolik yaitu sakramen pengakuan dosa 🫶
sama-sama